Welcome!

Hello!
Amii here
Part of Communate '16
FISIP, Brawijaya University
I hope everything i shared here could be useful
Thanks for coming
Contact meh: Blog | Google+
Peran Publisitas dalam Public Relations
Oleh: Amiira Alva Salsabiella
165120201111066
Public Relations D-KOM-2
FISIP UNIVERSITAS BRAWIJAYA
1. Pendahuluan
Seorang Public
Relations (PR) bertugas membuat citra yang baik untuk perusahaan atau
organisasi tempatnya berada. Citra yang baik ini akan dapat terwujud apabila
publik mendapatkan informasi yang cukup dan lengkap mengenai perusahaan atau
organisasi tersebut. Kegiatan menyebarkan informasi ini disebut dengan
publikasi. Berasal dari kata “publicare”
yang artinya “untuk umum”. Penting bagi seorang Public Relations untuk memahami
peran publisitas dalam kegiatan public relations agar dapat menjalankan
tugasnya dengan baik. Maka dari itu, di sini akan dibahas tentang Peran
Publisitas dalam Public Relations. Tulisan ini dibuat untuk memahami lebih
dalam tentang publisitas dalam public relation.
2. Deskripsi Tentang Publisitas
Publisitas
dideskripsikan sebagai “istilah yang merujuk pada publikasi berita organisasi
atau individu di mana untuk itu tidak perlu membayar waktu atau space (a broad term that refers to the publication
of news about an organization or person for which time or space was not
purchased)” (Bastin, 1997).
Selain itu, itu di
halaman 41 buku Public Relations Writing
publisitas juga didefinisikan sebagai “Segala kegiatan yang dilakukan untuk
mengenalkan perusahaan dan/atau produk kepada masyarakat melalu media masa (any activities of introducing the company
and or its products to large number of people through mass media)” (Kriyantono, 2008)
Dari situ dapat
ditarik kesimpulan bahwa Publisitas adalah semua jenis kegiatan yang bertujuan
untuk menyebarkan berita mengenai suatu organisasi atau perseorangan yang
disebarkan lewat media masa namun tanpa perlu membayar waktu maupun space.
3. Deskripsi Tentang Ruang Lingkup PR
Dalam buku Publi Relations Writing secara sederhana
telah diterangkan bahwa ruang lingkup pekerjaan PR adalah PENCILS. Yaitu Publication & Publicity, Events, News,
Community Involvement, Identity-Media, Lobbying, and Social Investments.
Publisitas dan
Publikasi artinya Public Relation mengenalkan perusahaan atau organisasi
tempatnya berada kepada publik lewat berbagai cara. (Cutlip, Center, & Broom, 2006 h.40) halaman 40, menyebutkan,
yang dilakukan spesialis public relations di tempat kerja salah satunya adalah
menjalin hubungan dengan media. Hal ini bisa berupa mengontak media agar mereka
memublikasikan atau menyiarkan berita dan feature
tentang organisasi itu sendiri ataupun merespon permintaan media,
memverifikasi berita dan membuka akses ke sumber otoritas.
4. Peran Publisitas dalam PR
Sehubungan
dengan peran PR sebagai pembangun dan penjaga citra baik perusahaan/organisasi,
maka salah satu alat untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menggunakan
publisitas. Karena dengan menggunakan publisitas khalayak umum lebih bisa
percaya pada informasi yang tersebar. Publisitas dianggap publik memiliki
kredibilitas yang tinggi dan bukan hasil rekayasa karena kesan yang ditimbulkan
bukan pesan-pesan yang bersifat menjual atau promosi yang terang-terangan.
Apalagi karena menceritakan adalah media dan bukan perusahaan itu sendiri. Keuntungan
lainnya adalah publisitas tidak membayar.
publicity is
free only in the sense that you are not required to pay for the space in the
press or for the time on television or radio. The reason is that publicity is,
or should be, news and, as such, appears in the news or editorial columns or
airtime of the media. You provide editors with something they need. You give
them the news and the media do not charge for reporting the news. (Doty, 1990)
Namun di sisi
lain, publisitas memiliki kekurangan di mana informasi yang dimuat tidak dapat
dikontrol. Artinya, publisitas bisa berupa publisitas negatif maupun positif.
Maka tugas PR adalah berusaha agar citra perusahaan tempatnya senantiasa baik
dan publisitas yang dihasilkan selalu positif.
5. Kesimpulan
Dari seluruh
uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa publisitas, yaitu semua jenis
kegiatan yang bertujuan untuk menyebarkan berita mengenai suatu organisasi atau
perseorangan yang disebarkan lewat media masa namun tanpa perlu membayar waktu
maupun space, merupakan salah satu alat dari public relations untuk mewujudkan
citra positif untuk perusahaan atau organisasi tempatnya berada.
DAFTAR
PUSTAKA
Bastin, O. (1997). Public Relations: the
Profession and the Practice. Edisi ke-4. Dubuque: Brown & Benchmark.
Cutlip, M., Center, A. H., &
Broom, G. M. (2006). Effective Public Relations. Jakarta: Prenada
Media.
Doty, D. (1990). Publicity and
Public Relations. New York: Baron's Educational Series, Inc.
Kriyantono, R. (2008). Public
Relations Writing: Teknik Produksi Media Public Relations and Publisitas
Korporat. Jakarta: Prenada Media.
Label: Public Relations
Older Post | Newer Post